gallery/sign1s
gallery/-light-blue-wallpapers-background-01
gallery/video3
gallery/schm-thmnl-play
gallery/belajar hp-1s
gallery/video komponen

Hasan | Koponen Elektronika√

DIODA & JENIS JENISNYA
Dioda

Dioda (Diode) adalah komponen elektronika aktif yang berfungsi untuk menghantarkan arus listrik ke satu arah dan akan menghambat atau memblok arus listrik dari arah sebaliknya. Alat ini mempunyau dua kutub yang di sebut anoda dan katoda. Arus akan mengalir dari anoda menuju katoda dan tidak akan bisa mengalir dari  katoda ke anoda. Jadi istilahnya, dioda merupakan jalan satu arah bagi arus listrik. Jika arah arusnya terbalik, maka dioda akan menghambat arus listrik tersebut.

 

Dengan demikian pemasangan diode tidak boleh terbalik. Dan karena sifatnya yang dapat menghantarkan arus listrik ke satu arah , dioda sering digunakan sebagai penyearah gelombang (rectifier) terutama pada rangkaian catu daya dan detektor radio. Bahan semikonduktor yang sering digunakan untuk membuat Dioda adalah Silikon (Si) dan Germanium (Ge).

Jenis-jenis Dioda

Seiring dengan perkembangan teknologi, kini diode tidak hanya berperan sebagai penyearah saja. Dioda kini telah di kembangkan menjadi beberapa jenis dengan bentuk dan fungsinya yang berbeda-beda. Berikut ini adalah beberapa contoh jenis-jenis dioda dan penjelasannya secara singkat.

Dioda biasa/normal (Dioda PN Junction)

Dioda jenis ini merupakan dioda yang paling sering ditemui dalam rangkaian elektronika, terutama pada rangkaian pencatu daya dioda jenis ini merupakan dioda standar yang paling umum digunakan sebagai penyearah (rectifier). Selain di rangkaian pencatu daya, diode ini juga umum di gunakan dalam rangkaian-rangkaian elektronika yang lain seperti audio amplifier, detector radio,dll.

gallery/d1s
gallery/1

Dioda Bridge

Dioda Bridge (Dioda kiprok) pada dasarnya adalah Dioda penyearah yang terdiri dari 4 dioda dan di kemas dalam satu body dengan 4 kaki pin. Dioda ini umumnya digunakan sebagai penyearah gelombang penuh dalam rangkaian catu daya. Dengan menggunakan Dioda Bridge ini, kita tidak perlu lagi merangkai 4 buah diode. Cukup dengan satu diode saja dan tinggal pilih amper yang sesuai kebutuhan. Dioda ini tersedia dalam berbagai ukuran mulai dari yang kecil sampai yang puluhan amper. Dioda ini juga memungkinkan untuk di pasangkan ke pendingin (Heat sink) walau itu jarang di perlukan.

gallery/d4s

Dioda Zener

Dioda Zener ini berbeda dengan diode biasa pada umumnya. Ini adalah jenis dioda yang dirancang khusus untuk dapat beroperasi pada kondisi reverse bias (bias mundur ). Dioda Zener ini dapat mengalirkan  arus listrik pada kondisi bias terbalik (reverse bias) dengan catatan apabila tegangan sudah mencapai titik tegangan breakdownnya.  Setiap diode zener mempunya batas tegangan breakdown yang berbeda-beda dan biasanya tercantum pada bodinya.

gallery/2s
gallery/zeners

Zener biasanya di gunakan sebagai penyetabil tegangan dan juga pengaman rangkaian. Dioda dapat membatasi tegangan yang masuk ke rangkaian sesuai dengan batas breakdownnya. Misalnya diode yang di pasang 9V, maka tegangan yang masuk ke rangkaian akan tetap 9V walau  sumber tegangannya di naikkan ke 12V misalnya

Dioda Schottky

Dioda Schottky (diambil dari nama seorang ahli fisika Jerman Walter H. Schottky; juga dikenal sebagai diode pembawa panas) adalah diode semikonduktor dengan tegangan rendah.Dioda Schottky adalah tipe khusus dari diode dengan tegangan jatuh yang rendah. Umumnya Dioda normal berkisar antara 0.7-1.7 volt, sementara diode Schottky tegangan jatuhnya  kira-kira antara 0.15-0.45 volt.

 

Dioda ini menggunakan Logam-semikonduktor (Metal-Semiconductor Junction) untuk persimpangan Dioda Schottky, sedangkan Dioda Normal pada umumnya menggunakan Persimpangan Semikonduktor-semikonduktor (Semiconductor-semiconduction Junction).

gallery/d2s
gallery/schottkys

Juga diode Schottky memiliki kecepatan membalikkannya waktu pemulihan, ketika beralih dari keadaan tidak menghantarkan ke keadaan menghantarkan dan sebaliknya. Dimana dalam diode biasa membutuhkan ratusan nano-detik tapi diode schottky butuh kurang dari 100 nano-detik. Dioda Schottky atau Schottky Diode ini biasanya digunakan pada rangkaian switching berkecepatan tinggi, rangkaian Frekuensi Radio (RF), Penyearah Pencatu Daya, dsb.

Dioda Tunnel (Tunnel Diode)

Dioda Tunnel  ialah diode yang digunakan untuk aplikasi gelombang mikro.  Dioda ini kinerjanya melampaui perangkat-perangkat  lain. Dioda Tunnel mampu beroperasi pada kecepatan yang sangat tinggi dan dapat berfungsi dengan baik pada Gelombang Mikro (Microwave) sehingga dimungkinkan untuk penggunaan pada Efek Mekanika Kuantum (Quantum Mechanical Effect) yang disebut dengan Tunneling. 

gallery/d3
gallery/tunnels

Dioda ini disebut juga dengan dioda Esaki, di ambil dari nama penemunya yaitu Dr. Leo Esaki yang menemukan diode tunnel pada tahun 1957. Dioda Tunnel biasanya dibuat dari bahan Germanium, Gallium Arsenide atau Gallium Antimonide. Penggunaan dioda tunnel di antaranya  yaitu pada rangkaian-rangkaian seperti  pendeteksi frekuensi,  konverter. osiloskop, oven microwave, dll

Dioda LED

Sesuai dengan namanya, LED (Light Emitting Diode) merupakan sebuah dioda yang dapat memancarkan cahaya ketika dialiri listrik, Dioda jenis LED adalah dioda yang paling populer saat ini karena memiliki banyak fungsi terhadap rangkaian elektronika maupun listrik .

 

LED hadir dengan aneka warna mulai dari yang berwarna merah, jingga, kuning, biru, hijau dan juga putih tergantung pada panjang gelombang  dan jenis senyawa semikonduktor yang digunakannya.  Bahan dasar yang digunakan dalam pembuatan LED adalah bahan Galium Arsenida (GaAs) atau Galium Arsenida Phospida (GaAsP) atau juga Galium Phospida (GaP).

 

 

gallery/d5s
gallery/leds

Dioda Foto

Dioda Foto (Photodiode)  adalah jenis dioda yang dapat mengubah cahaya menjadi arus listrik. Arus dihasilkan ketika foton diserap dalam fotodioda.  Dioda Foto merupakan komponen aktif yang terbuat dari bahan semikonduktor seperti Silikon (Si), Germanium (Ge), Indium gallium arsenide phosphide (InGaAsP), Indium gallium arsenide (InGaAs).  Selain memiliki dua terminal Katoda dan Anoda, Dioda Foto juga memiliki Lensa dan Filter Optik yang terpasang dipermukaannya sebagai pendeteksi cahaya.  Fotodioda dirancang untuk beroperasi pada bias terbalik.

 

gallery/fts
gallery/photos

Terdapat dua model pengoperasian pada Photodioda yaitu model Photovoltaic  dan model Photoconductive.

 

Photovoltaic

Dimana photodioda bekerja seperti halnya sel surya, yakni dapat menghasilkan tegangan listrik. Tapi tegangan yang dihasilkan oleh photodioda sangatlah kecil dan tidak cukup untuk menyalakan sebuah lampu maupun perangkat elektronika lainnya.

 

Photoconductive

Pada model ini photodioda tidak menghasilkan tegangan listrik, melainkan digabungkan dengan sumber tegangan lain yang dipasang secara bias balik, sehingga photodioda hanya berfungsi sebagai saklar yang akan mengalirkan arus listrik saat terkena cahaya.Photodiode banyak diaplikasikan ke berbagai perangkat Elektronika seperti sensor penghitung kendaraan, sensor cahaya kamera, peralatan medis, scanner barcode, peralatan keamanan, dll.

Dioda Laser (Laser Diode)

Dioda (Laser Diode) adalah  sejenis dioda yang dapat menghasilkan sinar laser  ketika dialiri listrik. Hampir sama seperti dioda LED yang memancarkan cahaya, dioda laser juga dapat memancarkan cahaya. Hanya saja dioda ini memancarkan cahaya laser.  LASER (Light Amplification by Stimulated Emission of Radiation)merupakan radiasi koheren yang dapat dilihat oleh mata ataupun dalam bentuk spektrum infra merah /IR. Radiasi Koheren maksudnya ialah radiasi dimana semua gelombang  berasal dari satu sumber yang sama dan berada pada frekuensi dan fasa yang sama.

 

Dioda Laser hanyalah salah satu dari jenis perangkat yang dapat menghasilkan sinar Laser.  Jenis-jenis perangkat lain yang dapat menghasilkan sinar Laser diantaranya adalah Solid state Laser, Laser Gas, Laser Excimer dan Dye Laser.

Kelebihan Dioda Laser dibandingkan dengan Laser Konvensional di antaranya ialah memiliki ukuran yang kecil. sehingga, dioda laser sangat cocok untuk digunakan pada perangkat yang berukuran kecil.

 

gallery/lsrs
gallery/leds

Dioda laser hanya membutuhkan tegangan dan daya yang rendah. Kebanyakan Dioda ini hanya membutuhkan daya beberapa miliwatt dengan tegangan sekitar 3 Volt - 12 Volt . Oleh karena itu, Dioda Laser memungkinkan beroperasi dengan menggunakan Baterai. Dioda Laser memiliki intensitas yang sangat rendah dibandingkan dengan perangkat laser lainnya. Namun Dioda Laser memiliki efisiensi output koheren yang tinggi.

 

Dioda Laser memang tidak dapat digunakan untuk memotong kertas ataupun melubangi baja sehingga relatif aman untuk digunakan pada perangkat rumah tangga. Meskipun demikian, tetap saja tidak di perbolehkan untuk melihat langsung sinar Laser yang dipancarkan oleh perangkat-perangkat tersebut karena bisa merusak bagian-bagian sensitif pada mata.Dioda Laser telah banyak diaplikasikan pada perangkat yang kita gunakan sehari-hari. seperti VCD/DVD/Blu-ray Player, Barcode Scanner, Printer, Alat Ukur Jarak, dan lain sebagainya.

Dioda Varactor (Varactor Diode)

Dioda Varactor ialah Dioda yang memiliki sifat kapasitif seperti kapasitor. Nilai kapasitasnya dapat berubah-ubah sesuai tegangan yang diberikan. Nilai kapasitansi dioda akan naik jika tegangan bias turun dan akan turun jika tegangan bias naik. Dioda Varactor umumnya dibuat dari bahan Semikonduktor jenis Silikon. Model junction PN pada dioda ini dirancang khusus agar bisa memiliki sifat kapasitif. Dioda ini bekerja didaerah reverse mirip dioda zener. Perubahan kapasitansi pada dioda varactor ini sering di mamfaatkan untuk  aplikasi tuning. Dioda ini sering dipakai pada rangkaian yang bekerja pada frekuensi tinggi seperti pada rangkaian Osilator dan penguat RF.

gallery/vrctr
gallery/varactors

Dioda SCR (Silicon Controlled Rectifier)

Dioda SCR adalah dioda yang memiliki 3 kaki dengan karakteristik tertentu. Bentuk dioda SCR mirip dengan transistor yang mempunyai tiga kaki. Yang membedakan adalah nama kaki dan fungsi dari SCR itu sendiri. Dioda SCR terdiri dari kaki Anoda, Katoda, dan Gate. Dioda SCR akan mengalirkan  arus dari anoda ke katoda jika kaki Gate diberi sebuah trigger.

 

SCR sering disebut Therystor. SCR sebetulnya dari bahan campuran P dan N. Isi SCR terdiri dari PNPN (Positif Negatif Positif Negatif) dan biasanya disebut PNPN Trioda. Dalam kondisi normal antara Anoda dan Katoda tidak menghantar seperti dioda biasa. Anoda dan Katoda akan terhubung setelah pada Gate diberi trigger minimal sebesar 0,6 Volt lebih positif dari Katoda. SCR akan tetap menghantar walaupun trigger pada Gate telah dilepas. SCR akan kembali ke kondisi tidak menghantar setelah masukan tegangan pada Anoda dilepas.

gallery/scrss
gallery/scrs

SCR memiliki kemampuan untuk  mengendalikan Tegangan dan daya yang relatif tinggi dalam suatu perangkat kecil. Oleh karena itu SCR atau Thyristor sering difungsikan sebagai Saklar ataupun Pengendali dalam Rangkaian Elektronika yang menggunakan Tegangan / Arus menengah sampai tinggi seperti rangkaian lampu dimmer, rangkaian logika,osilator, pengendali kecepatan motor, rangkaian inverter, timer , dsb.