gallery/sign1s
gallery/-light-blue-wallpapers-background-01
gallery/video3
gallery/schm-thmnl-play
gallery/belajar hp-1s
gallery/video komponen

Hasan | Komponen Elektronika √

INDUKTOR & JENIS JENISNYA
gallery/ind-thmnl

Induktor merupakan  komponen pasif yang juga banyak ditemukan dalam  peralatan elektronik. Walau tidak sebanyak resistor ataupun kapasitor, tapi hampir semua peralatan elektronik menggunakannya. Baik itu yang berhubungan dengan frekuensi tinggi maupun yang rendah. Induktor atau yang juga di sebut dengan coil terdiri dari lilitan Kawat yang di susun dan membentuk sebuah kumparan dengan jumlah lilitan tertentu dan terdapat inti yang berupa besi, ferrit,ataupun udara.

Jika dialiri listrik  maka akan menimbulkan medan magnet sesuai hukum induktansi Farady.  Medan magnet yang ditimbulkan tersebut dapat menyimpan energi dalam waktu yang relatif singkat. Kemampuan Induktor dalam menyimpan energi magnet disebut dengan Induktansi yang satuannya adalah Henry (H) diambil dari nama penemunya . Umumnya satuan yang di gunakan ialah milihenry (mH) dan microhenry (µH).

 

    gallery/tabel s

    Nilai induksi yang dihasilkan di pengaruhi oleh beberapa factor diantaranya yaitu banyaknya lilitan, penampang lilitan,  bahan inti yang digunakan, dan juga panjangnya  kumparan. Ada banyak sekali bentuk dan jenis induktor pada beragam rangkaian elektronika. Baik itu induktor buatan pabrik maupun buatan sendiri. Namun dari cara perubahan nilai induktansinya, induktor dapat di kelompokkan menjadi dua, yaitu induktor tetap dan induktor variabel.

    Jenis induktor tetap umumnya terdiri dari gulungan dan inti  dari besi, ferit, udara, atau lainnya yang dipasangkan secara permanen sehingga nilainya tetap dan tidak bisa diubah-ubah. Sedangkan induktor variable atau yang tidak tetap ialah jenis induktor yang nilainya dapat diubah-ubah biasanya dengan cara memutar atau menggeser bagian intinya.

    JENIS JENIS INDUKTOR

    Berdasarkan bahan inti yang di gunakan , induktor terbagi menjadi beberapa jenis di antaranya: 

    Induktor inti udara

    Merupakan induktor yang tidak memiliki inti seperti besi, ferit, ataupun bahan lainnya. Di tengah lilitan kumparan ini hanyalah ruang kosong yang hanya berisi udara. memiliki kerapatan fluks yang tinggi sehingga banyak digunakan pada rangkaian frekuensi radio atau televisi.

    gallery/air s

    Induktor inti besi

    Jenis ini umum dipakai pada transformator (trafo) yang bekerja pada frekuensi rendah seperti trafo catu daya atau adaptor yang menggunakan tegangan AC berfrekuensi rendah. Juga banyak di gunakan pada transformator input atau output pada kopling loudspeaker yang diterapkan pada pengeras suara.

    gallery/irons

    Induktor inti ferit

    Induktor yang menggunakan ferit sebagai intinya. Induktor jenis ini memiliki beberapa keuntungan dibandingkan dengan induktor inti besi karena selain efisiensi yang lebih baik juga induktor ini dapat bekerja pada frekuensi yang lebih tinggi.

    Induktor inti ferit ini banyak di pakai  pada rangkaian yang berhubungan dengan frekuensi tinggi seperti radio dan televisi juga pada rangkaian power supply  termasuk power supply komputer, charger, dsb.

    gallery/ferits

    Induktor inti toroid

    Induktor ini menggunakan bahan inti sejenis ferit yang berbentuk cincin atau seperti donat. Tentu tingkat efisiensinya juga lebih tinggi di bandingkan inti besi. Tingkat kebocoran fluks yang lebih rendah. Induktor inti toroid ini banyak diaplikasikan pada rangkaian elektronika mulai dari yang  kecil seperti balun, EMI filter, rangkaian lampu, dan juga yang besar seperti trafo catu daya, dsb.

    gallery/torrs

    Induktor variabel  

    Induktor yang nilai induktansinya dapat berubah atau diatur sesuai dengan kebutuhan. Inti Induktor variabel ini umumnya terbuat dari bahan Ferit yang dapat diputar. Ketika di putar, ferit akan bergerak naik atau turun sehingga nilai induktansinya juga ikut berubah-ubah. Ini banyak di gunakan dalam rangkaian frekuensi tinggi seperti radio, televisi, dan sejenisnya.

    gallery/variables
    Fungsi dan contoh penggunaan induktor

    Fungsi induktor pada dasarnya adalah untuk menghasilkan medan elektromagnet sehingga bisa dimanfaatkan sedemikian rupa untuk berbagai keperluan desain komponen elektronika. Contoh penerapan atau penggunaan induktor pada beberapa komponen elektronika di antaranya ialah:

    Sebagai filter

    Pada rangkaian filter, induktor berperan  penting, karena induktor akan berfungsi sebagai penyaring frekuensi tertentu sehingga dapat di blok atau di loloskan.Contohnya pada rangkaian low pass filter, band pass, juga high pass filter. Pada rangkaian filter, induktor biasanya dikombinasikan dengan beberapa komponen lain seperti kapasitor dan resistor untuk menghasilkan frekuensi  yang diinginkan.

    gallery/filters

    Sebagai penghasil medan magnet

    Penerapan induktor sebagai penghasil medan magnet di antaranya ialah pada komponen-komponen seperti  motor listrik,  relay, speaker, microphone, dsb.

    gallery/spks

    Sebagai pembangkit frekuensi

    Penerapan induktor pada rangkaian-rangkaian pembangkit frekuensi (osilator) antara lain ialah pada rangkaian Radio Frekuensi, audio frequency generator,dan lain sebagainya.

    gallery/rf1s

    Sebagai transformasi arus

    Transtormasi arus ini diperlukan untuk menghasilkan tegangan atau arus tertentu sesuai Kebutuhan.Trafo merupakan salah satu bagian dari induktor.Beberapa contoh penerapannya ialah seperti pada transformator daya, trafo osilator, switching, dsb.

    gallery/t

    Demikian pengenalan singkat tentang induktor. Kurang lebihnya mohon maaf dan masukan dari sobat sangat saya harapkan. Terima kasih