Hasan | Komponen Elektronika √

RESISTOR, KODE WARNA & JENIS JENISNYA
gallery/r1s
Resistor

Resistor  adalah  salah satu komponen  pasif yang paling banyak kita  jumpai pada setiap rangkaian Elektronika. Hampir semua peralatan  elekttronik menggunakan komponen ini.  Bentuknya bermacam-macam tapi pada umumnya resistor berbentuk bulat panjang  dan di tandai dengan garis atau gelang gelang yang berwarna warni. Gelang-gelang tersebut merupakan kode nilai resistansi dari  resistor itu sendiri.

 

Resistor berfungsi untuk menahan atau menghambat arus listrik yang mengalir dalam rangkaian elektronika sehingga arus akan berkurang setelah melewati komponen ini. Oleh karena itu resistor juga di sebut dengan tahanan. Kemampuan resistor dalam menghambat arus listrik tergantung pada nilai resistansi resistor itu sendiri. Semakin besar nilai resistansinya maka semakin banyak arus yang di hambat.

 

Adapun nilai resistansi resistor di tentukan dengan satuan yang di sebut OHM (Ω). Jadi, semakin besar nilai Ohmnya maka semakin besar juga hambatanya. Kata ‘Ohm” ini di ambil dari nama seorang Fisikawan yaitu George Simon Ohm.

 

Untuk mengetahui nilai resistansi sebuah resistor, kita harus tahu cara membaca kode warnaya karena umumnya resistor di tandai dengan gelang yang berwarna warni. Memang ada beberapa jenis resistor yang nilainya di tulis dengan angka pada bodinya sehingga bisa langsung di ketahui berapa nilai resistansi resistor tersebut. Tapi pada umumnya resistor hanya di tandai dengan gelang-gelang berwarna. Dalam artikel ini kita juga akan belajar cara menghitung warna gelang-gelang tersebut. 

 

Resistor tidak mempunyai polaritas sehingga pemasangannya boleh di bolak balik. Dalam rangkaian elektronika resistor biasanya di tandai dengan “R” seperti pada contoh gambar di bawah. 

gallery/r-code-01
Cara membaca kode warna resistor

Seperti yang telah kita ketahui bahwa kebanyakan resistor mempunyai tanda berupa garis garis atau gelang berwarna warni yang merupakan kode nilai resistansi dari sebuah resistor. Oleh karena itu kita harus tahu cara membaca kode tersebut. Berikut adalah contoh cara membaca kode warna resistor.

Perhatikan tabel di bawah ini

gallery/tabel1

Pada tabel terdapat beberapa warna dimana setiap warna mempunyai nilai yang berbeda beda. Untuk bisa membaca kode warna resistor kita harus mengetahui atau menghafal dulu nilai dari setiap warna yang ada pada tabel tersebut. 

Lalu bagaimana cara menggunakannya? Sekarang perhatikan contoh di bawah

gallery/r10k

Gambar di atas menunjukkan sebuah resistor dengan warna Coklat, Hitam, Oranye dan paling ujung Emas. Cara menghitungnya ialah warna pertama coklat=1 kedua hitam=0 dan warna ketiga ini adalah jumlah nolnya karena warnanya oranye=3 maka jumlah nolnya ada tiga. Sehingga kalau di jumlahkan menjadi 10000. Berarti resistor ini mempunyai nilai 10000 Ohm atau bisa kita sebut 10kilo ohm ( 10.000 Ω = 10K Ω ). Sementara warna emas itu adalah toleransinya=5%. Ini adalah cara menghitung warna resistor bergelang empat.

 

Lalu bagaimana cara menghitung resistor  yang bergelang lima? Perlu di ingat, untuk resistor yang bergelang empat, jumlah nolnya ada pada gelang ke tiga sementara resistor yang bergelang lima, jumlah nolnya ada pada gelang ke empat. Sekarang perhatikan contoh berikut.

gallery/10kmetal

Gambar di atas menunjukkan sebuah resistor dengan warna Coklat, Hitam, Hitam, Merah dan paling ujung Coklat. Cara menghitungnya ialah warna pertama coklat=1 kedua hitam=0 ketiga hitam=0 dan warna empat ini adalah jumlah nolnya karena warnanya merah=2 maka jumlah nolnya ada dua. Sehingga kalau di jumlahkan menjadi 10000. Berarti resistor ini mempunyai nilai 10000 Ohm atau bisa kita sebut 10kilo ohm (10.000 Ω = 10K Ω ). Sedangkan warna terakhir alias paling ujung adalah nilai toleransinya.

 

Toleransi adalah kekurangan atau kelebihan nilai resistansi dari sebuah resistor. Misalnya sebuah resistor dengan nilai 1k Ω kalau kita ukur secara teliti, maka tidak akan pas 1kΩ pasti ada kelebihan atau kekurangan. Nah,kelebihan atau kekurangan itulah yang masih bisa di toleransi.  Dan untuk mengetahui berapa persen kelebihan atau kekurangannya maka bisa kita lihat pada warna terakhir atau paling ujung dari sebuah resistor.   Dan setiap resistor mempunyai toleransi yang berbeda beda tergantung bahan yang di buat.