gallery/sign1s
gallery/-light-blue-wallpapers-background-01
gallery/video3
gallery/schm-thmnl-play
gallery/belajar hp-1s
gallery/video komponen

Hasan | Tip Bermanfaat √

Tip memilih antenna TV

Antena, semua orang pasti sudah kenal alat ini . Walaupun banyak sekali bentuk dan jenisnya, tapi antena tetap mempunyai fungsi yang sama yaitu menerima atau memancarkan sinyal. Hampir semua peralatan nirkabel mempnyai antenna, mulai dari  ponsel, wifi, radio, dsb termasuk televisi.

 

Berbicara tentang televisi yang juga memerlukan antena, terkadang kita berfikir bagaimana cara memilih antena yang tepat untuk TV di rumah kita. Sebenarnya, memilih antena tidaklah terlalu sulit. Tapi kadang kita di bingungkan oleh aneka ragamnya jenis antena yang di jual di pasaran. Apalagi ketika kita mendapatkan beberapa rekomendasi dari orang-orang untuk memilih jenis antena tertentu yang belum tentu cocok dengan lokasi di rumah kita.  Untuk itulah saya ingin berbagi tip tentang bagaimana cara memilih antena yang cocok untuk TV di rumah kita.

 

Berikut adalah tip-tipnya

gallery/tv ant1s
Perhatikan  lokasi

Sebelum kita membeli antena, hal pertama yang perlu kita perhatikan ialah lokasi. Baik itu jarak lokasi kita dengan stasiun TV, keadaan di sekitar rumah yang kurang mendukung masuknya sinyal karena banyaknya gedung atau pohon, atau posisi stasiun TV berada di arah yang berbeda beda dari rumah kita, dsb.

 

Nah, biar gampang pemilihan antena berdasarkan lokasi ini kita bagi menjadi beberapa bagian di antaranya:

Jarak stasiun TV dengan rumah kita

Semakin jauh jarak stasiun TV dengan rumah kita maka akan semakin lemah sinyal yang di terima. Sebaliknya, semakin dekat jarak stasiun TV nya maka semakin kuat sinyal yang di terima televisi kita. Sekarang kita ketahui dulu seberapa jauh rumah kita dengan stasiun TV.

 

Jika kita berada di daerah lokal seperti kota dimana jarak stasiun-stasiun TV hanya beberapa kilometer saja dari tempat tinggal kita, maka kita tidak perlu repot memilih antena. Kita bisa memakai antena yang ukuran kecil saja sudah cukup karena sinyal sudah kuat. Di sini saya tidak melarang sobat untuk menggunakan antena besar, karena semakin besar ukuran antena semakin banyak sinyal yang di arahkan. Tapi kalau yang kecil saja sudah cukup untuk apa membeli yang besar. Jadi pilihlah yang sesuai saja.

 

Tapi bila kita berada di jarak pertengahan (Intermediate distance) misalnya 30-50 kilometer  dari stasiun TV maka kita perlu memilih antena yang agak besar. Semakin besar antena, semakin banyak elemen, dan tentu semakin baik dalam mengarahkan sinyal. Penggunaan booster mungkin di perlukan apalagi sobat yang berada di pelosok yang jaraknya sangat jauh dari stasiun TV.

gallery/tv ant parts
Arah stasiun TV

Pemasangan antena harus tepat menghadap ke arah dimana stasiun TV berada. Misalnya kita tinggal di sebuah desa, sementara stasiun TVnya ada di kota yang berada di sebelah selatan dari rumah kita, maka kita harus menghadapkan antena ke arah selatan. Tapi bagaimana kalau kita tinggal di suatu tempat dimana stasiun TV berada di lokasi yang arahnya berbeda-beda dari rumah kita. Misalnya, ini hanya perumpamaan saja, TV1 dari arah timur, TV2 dari arah selatan, TV3 dari arah barat, dsb. Apakah kita harus keluar dan memutar posisi antena setiap kali ingin merubah saluran TVnya? Nah dalam hal ini kita bisa cari antena yang di lengkapi kontrol pemutar untuk merubah arah yang biasanya di lengkapi dengan remote. Antena ini akan lebih cocok di gunakan di lokasi yang di sebutkan di atas ataupun lokasi-lokasi tertentu lainnya.

Keadaan di sekitar 

Keadaan di sekitar tempat tinggal kadang kurang mendukung masuknya sinyal karena banyaknya gedung atau pohon atau apa saja yang menjadi penghalang antara stasiun TV dengan antena di rumah. Untuk itu kita harus pintar dalam menentukan dimana antena harus di letakkan. Usahakan tidak terlalu dekat dengan penghalang. Semakin jauh dari penghalang maka akan semakin baik karena akan semakin banyak celah bagi sinyal untuk bisa di terima antena. Usahakan posisi antena lebih tinggi dari penghalang tapi jika itu memungkinkan. Penghalang yang di maksud adalah yang berada di depan antena, sementara yang di belakangnya tidak masalah bahkan itu bisa jadi memantul. Jadi lakukan percobaan dulu dengan cara memindah-mindah lokasi antena sebelum di pasang secara permanen. Dan penggunaan booster juga akan membantu untuk lokasi seperti ini.

Pengaturan booster

Untuk lokasi-lokasi tertentu penggunaan booster terkadang di perlukan untuk lebih memperkuat masuknya sinyal. Tapi penguatan yang berlebihan juga tidak baik dan akan mengganggu kualitas gambar. Untuk menghindari hal ini biasanya booster di lengakapi dengan pengatur gain berupa trimmer yang bisa di putar menggunakan obeng untuk mengurangi atau menambah penguatan sinyal.

gallery/gain1ss
Kualitas antena dan kabel antena

Selain hal-hal di atas, masih ada lagi yang perlu di perhatikan dalam memilih antena yaitu kualitas. Antena yang bagus terbuat dari alumunium berkualitas , tebal dan secara fisik sudah terlihat lebih bagus dari lainnya.  Sementara antena yang jelek terbuat dari alumunium tipis, tidak murni, bahkan ada yang terbuat dari kaleng minuman yang di gulung menyerupai batang alumunium.  Antena seperti ini tidak akan bekerja dengan maksimal.   Selain antena pemilihan kabel juga peting karena memang kabel yang akan mengantarkan sinyal dari antena ke pesawat televisi kita. Pilihlah kabel yang sesuai dengan spek antena dan juga TVnya.  Jangan memakai kabel yang tidak di rekomendasikan. Umumnya antena UHF menggunakan kabel Coaxial 75 ohm. Pilihlah kabel yang berkualitas agar sinyal bisa di terima televisi secara optimal.

gallery/coax1ss